Buat Yang Belum Tahu, Ini Loh Perbedaan RGB Dan CYMK

Guys, buat kalian yang suka edit-edit foto atau video menggunakan aplikasi design seperti Photoshop atau Corel Draw, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah coloring, RGB dan CYMK bukan? Ya, ini adalah pondasi awal kalian sebelum bisa memberikan warna apa yang cocok untuk design yang kalian buat. Apa warna yang terlihat di layar monitor terkadang tidak sama dengan bagaimana hasil cetakan saat design kalian tersebut di cetak. Pernah mengalaminya tidak?

Jadi, buat kalian yang kadang masih bingung mengenai permasalahan ini, berikut akan kita berikan penjelasan singkat padat dan jelas mengenai perbedaan warna RGB dan CYMK.

RGB ( Red, Green, Blue )

Warna ini adalah kombinasi warna yang paling sering kita dengar. Kenapa demikian, karena ini adalah kombinasi warna dasar untuk bisa menciptakan warna lainnya. Istilah ini disebut juga dengan warna adaptif. Warna RGB memiliki wilayah warna yang sangat luas. Hal ini karena saat membuat kombinasi warna lain, pasti akan berpatokan pada dasar ini.

Untuk program design grafis seperti Photoshop juga menggunakan kombinasi warna ini untuk pewarnaan utama didalam sistemnya, hal ini karena RGB ini akan bisa dipecah-pecah dan lebih mudah untuk mendapatkan akurasi warna yang tepat. RGB lebih sering digunakan dalam proses design grafis pada bentuk konten digital.

Istilah RGB juga digunakan untuk sistem display yang digunakan pada jenis panel monitor. Istilah ini mengacu pada berapa persen presentasi keakurasian RGB dari sebuah monitor. Seperti contoh, SRGB 70% dan lain lain.

CYMK ( Cyan, Yellow, Magenta, Key atau Black )

CYMK adalah jenis warna yang sering digunakan pada mesin cetak atau printer. CYMK adalah warna substractif. Sehingga memiliki fungsi yang berbeda. CYMK lebih mengacu pada hasil cetakan. Atau disebutĀ  juga hasil jadi. Jadi disini mengacu pada bagaimana proses pengurangan sebagian gelombang cahaya warna sehingga mendapatkan hasil yang sesuai dengan kenyataan dengan bantuan ilusi latar dan warna pada dasarnya.

CYMK ini diperlukan untuk mereproduksi gambar sehingga dicapai hasil yang relative sempurna. Maka dari itu, CYMK biasa disebut dengan warna proses. Merupakan tinta yang dipergunakan untuk mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu, seperti offset lithography, rotogravure, letterpress atau sablon. Berbeda dengan Tinta yang hanya digunakan satu lapisan (single layer), karena tinta yang digunakan dapat ditumpuk-tumpuk, maka sifat tinta proses harus memenuhi standard tertentu.

CYMK jarang digunakan pada proses design digital. Karena proses pewarnaanya berbeda dengan RGB. Maka disinilah pentingnya untuk mengetahui fungsi dari pada masing-masing type warna.

 

Sekian, sampai jumpa.

 

Gambar Header : Background photo created by BiZkettE1 – www.freepik.com

 

You may also like...